Home » Iwan Bomba: Bisnis “Teh Seger” Omset Sampai Puluhan Juta

Iwan Bomba: Bisnis “Teh Seger” Omset Sampai Puluhan Juta

by Dores Sebastian

Kans bisnis minuman pesat saji yang dirintis Iwan Bomba memperoleh tanggapan yang positif dari masyarakat sekitar. Ia mengusung nama “Teh Seger” untuk bisnis minuman teh pesat saji tersebut. Nama seger yang unik terispirasi dikala seorang meminum atau menyedot minumannya maka akan terasa segar karena rasa haus yang sudah hilang.

Banyak kesempatan usaha yang menggiurkan dan mampu mendatangkan omset yang besar seandainya kita kapabel menangkap peluang pasar dengan bagus dan juga dapat menekuni bisnis tersebut.

Kesempatan bisnis minuman cepat saji ialah salah satu yang menjadi pilihan untuk berbisnis karena disamping memerlukan modal kecil juga cara pembuatannya tidak susah dan profit yang didapatkan juga cukup besar.

Peluang bisnis tersebut tentunya juga tidak disia-siakan oleh seorang wirausaha Muda bernama Iwan Bomba. Pria yang masih belia dan memulai usahanya di umur 19 tahun asal kota Malang tersebut telah menandakan bahwa usia muda bukan menjadi penghambat bagi seseorang untuk menjadi pengusaha muda berhasil.

Pentingnya menciptakan pandangan bisnis kreatif seperti yang dijalankan Iwan Bomba dengan menghasilkan brand unik adalah salah satu yang menjadikan brandnya mudah diingat dan banyak mengundang penasaran bagi para pembelinya.

Awalnya Hanya Iseng

Kesempatan bisnis minuman cepat saji tersebut menjadi pilihannya karena gampang di jalankan mengingat bahan dasarnya yang digunakan untuk membikin minuman hal yang demikian mudah didapatkan seperti teh, susu, cincau, buah-buahan bahkan sinom atau jamu hingga minuman yang diracik sendiri.

Berawal dari keisengan dan tenaga kreatifnya yang tinggi Iwan Bomba meracik teh yang dicampur dengan susu fermentasi, rupanya alhasil diminati banyak orang. Lalu mengapa Iwan berminat dengan bisnis minuman cepat saji? Sebab menurutnya, perkembangan bisnis hal yang demikian sangat bagus dan mempunyai prospek bentang panjang sehingga kans bisnis minuman cepat saji yakni opsi yang tepat.

Dikala berpergian biasanya orang saat haus akan mencari minuman yang sedap dan praktis serta mempunyai rasa yang berbeda dengan minuman lainnya. Kecuali dipandang dari segi kepraktisan, dipandang dari segi cara pembuatan tidak terlalu sulit dalam pelaksanaan pembuatan aneka minuman cepat saji tersebut.

Bahan-bahan yang dipakai gampang diperoleh, dan yang paling penting profit yang diraih cukup besar yaitu sekitar 350% lebih besar dari bisnis lainnya yang sudah di jalankan Iwan yakni bisnis bakso mercon dengan keuntungan sekitar 100% saja.

Punya Banyak Outlet

Dalam memulai bisnisnya Iwan Bomba mengeluarkan modal yang relatif kecil cuma sekitar 3 juta yang berasal dari pinjaman orang tua. Pertama Iwan membuka 1 outlet, lalu berkembang dan setelah memiliki beberapa outlet, Iwan bisa mengantongi penghasilan paling sedikit Rp2 juta per bulan dari 1 outlet miliknya kalau rame bisa lebih dari 2 jutaan.

Iwan Bomba hingga dikala ini sudah membuka 10 outlet yang diurusnya sendiri, dan 17 outlet lain yang ialah hasil kerjasama dengan mitranya. Sudah dapat dikalkulasi kan berapa omset perbulannya dari total 27 outlet hasil bisnis minuman teh seger hal yang demikian bisa satu otlet saja perbulan sudah menerima laba 1-2 jutaan bahkan bisa lebih.

Teh dikemas dengan ukuran gelas teh yoghurt 250 ml dan dijual seharga 2.000 sampai dengan 2.500 Rupiah. Sementara ini, mitra kerjasamanya paling banyak di Malang, dua mitra yang lain di Palembang dan Jakarta.

Orang tua Iwan Bomba menunjang penuh apa yang dijalankan putranya. Mereka percaya, dengan membuka usaha sendiri, dapat melatih Iwan menjadi pribadi mandiri, tak bertumpu pada orang lain. Iwan mengaku, dalam sehari jumlah daun teh kering yang diperlukan untuk produksi mencapai 20 kg, kurang lebih sekitar 70 gelas, dan menghabiskan 4 kg gula sehari per outlet.

Walaupun Iwan Bomba memang lebih dulu mengelola bisnis bakso, daripada teh seger tapi ia mengerjakan segala bisnisnya tetap dan telaten. Outlet baksonya baru ada lima, semuanya outlet ada di Malang.

Tahun ini, dia berencana nambah lima outlet. Bisnis yang dikelolanya ini akhir-akhir ini berkembang ke minuman. Alasannya simpel, apabila orang makan bakso pasti juga butuh minuman. Harapan Iwan, di tahun depan dapat membuka outlet baru supaya profit yang diciptakan dari bisnisnya bertambah.

Mengenai dilema dana untuk memperluas bisnis teh kencang sajinya, Iwan tidak mau meminjam bank atau kredit, sebab menurut ia dengan modal pribadi dan pinjaman bapak dan ibu sudah lebih dari cukup.

Related Posts

Leave a Comment