Home » Omzet Es Kepal Milo Iwan Bomba Rp5 Juta Perhari

Omzet Es Kepal Milo Iwan Bomba Rp5 Juta Perhari

by Dores Sebastian

Es kepal milo menjadi bisnis kuliner yang sedang digandrungi akhir-akhir ini. Minuman manis yang satu ini menjadi viral di media sosial. Bahan yang diaplikasikan, yakni Milo, susu, es serut dan tambahan beragam topping.Alasan mengapa dinamakan es kepal karena bentuk es yang seperti dikepal mengaplikasikan tangan. Di mana-mana, banyak yang memasarkan minuman berbahan Milo, susu, es serut dan tambahan bermacam-macam topping. Satu di antaranya di Jalan Raya Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Di sebuah lapak kecil, banyak pelanggan yang rela antri berjam-jam hingga tengah malam hanya demi menerima Es Milo Kepal. Sang pemilik, Iwan Bomba, tidak menduga bila es milo kepal yang dijualnya menjadi viral seperti kini ini. Lalu bagaimana kisah Iwan Bomba sampai sukses mengerjakan bisnisnya sampai sukses?

Mulanya Penjual Hotdog

Dikabarkan sebelumnya, Iwan Bomba ialah penjual hotdog kentang yang beberapa waktu lalu juga viral. Dia mendapatkan tawaran dari sahabatnya, seorang pengusaha, untuk membeli merek dagang atau franchise Es Kepal Milo. Mendapatkan tawaran hal yang demikian dan kemauan memaksimalkan usaha yang diperhatikan tidak tergerus waktu, Iwan Bomba mengambil tawaran itu.

“Seandainya es krim kan kayaknya jualan yang bakal diminati orang terus, ya. Tapi, awalnya itu aku enggak pernah sekalipun kepikiran ini bakal viral. Saya hanya pikir, es krim, kan, enak, nanti setiap hari dapat sekaligus jualan, bisa sekalian kasih es krim untuk anak saya, he-he-he,” ujar Iwan Bomba.

Keluarkan Modal Rp9 Juta

Modal yang dikeluarkan Iwan Bomba untuk membeli merek es kepal Milo cuma Rp9 juta. Iwan Bomba menilai, harga hal yang demikian jauh lebih murah daripada mesti membeli merek dagang es lainnya dengan modal yang jauh lebih besar.

Berjualan di Pinggir Jalan

Iwan Bomba telah berjualan selama dua pekan. Dia lebih memilih berjualan di pinggir jalan sebab merasa warga akan lebih tertarik membeli es tersebut dibandingi dengan sepatutnya membuka tempat khusus semacam resto. Mulanya, Iwan Bomba buka mulai pukul 14.00 sampai 21.00 tiap harinya. Di awal berjualan, dirinya kaget mengamati ramainya warga yang membeli es kepal miliknya.

Omzet Rp5 Juta Perhari

Permulaan berjualan, Iwan Bomba bisa menjual 300 sampai 500 cup es kepal Milo. Adapun untuk harga es bervariasi, mulai dari Rp7.000 hingga Rp12.000 tergantung ukuran dan tambahan topping yang diterapkan.

Penjualan Iwan Bomba semakin laris saat tiga hingga empat hari berjualan. Seiring ramainya pembeli dia bisa memasarkan sekitar 700 cup es kepal Milo per hari. Jam buka juga semakin lama, sampai pukul 23.00. Bahan-bahan yang dibutuhkan juga kian banyak. Bila sebelumnya cuma membutuhkan 8 kg-9 kg Milo, sekarang Iwan dapat menghabiskan 20 kg milo, 2 lusin susu kaleng dan 50 hingga 70 batang es per hari. Untuk omzet kotor, tiap hari Iwan Bomba dapat mendapatkan Rp5 juta.

Berdiri Delapan Jam Layani Pelanggan

Tiap hari, Iwan dibantu buah hati dan istrinya berjualan. Banyaknya pembeli yang datang silih berganti membuat Iwan semestinya berdiri delapan jam untuk melayani pelanggan. Setiap hari Iwan juga seharusnya pulang larut malam di atas pukul 24.00.

“Kurang tidur, kecapekan, shalat Subuh rada kesiangan sebab sampai rumah itu bisa pukul 02.00 ngerapiin dagangan. Memang badan pada sakit semua, he-he-he,” ujar Iwan.

Iwan mengatakan, tiap-tiap hari antrean pembeli tetap ramai. Sangking ramainya membuat kepadatan lalu lintas sebab banyak sepeda motor yang parkir di ruas jalan. Sejumlah pengendara yang melintas acap kali melontarkan kekesalan mereka dengan berteriak mengarah ke lapak Iwan. Dirinya juga mengatakan kerap menemui warga yang memaksa konsisten membeli es yang dipasarkannya. Meskipun, es tersebut sudah habis.

Related Posts

Leave a Comment