Home » Usaha Kedai Susu Keliling Beromset Puluhan Juta

Usaha Kedai Susu Keliling Beromset Puluhan Juta

by Dores Sebastian

Salah satu ciri orang berhasil ialah memiliki sifat pantang menyerah, seperti yang dimiliki oleh Iwan Bomba. Sesudah gagal mengerjakan berjenis-jenis usaha sebelumnya, kini dia sukses memaksimalkan usaha kedai Susu Kocak. Mengandalkan pemasaran jemput bola, usaha Susu Kocak sukses menjaring banyak pelanggan.

Permulaan Usaha Susu Kocok

Umumnya orang akan frustasi sekiranya kerap kali mengalami kegagalan setiap menjalani usaha, melainkan lain halnya dengan Iwan Bomba atau yang akrab disapa Iwan. Padahal berkali-kali mengalami kegagalan, Iwan pantang menyerah dan mempertemukannya dengan bisnis Susu Kocak.

Sebelumnya Iwan pernah menggeluti usaha aksesoris pria dan wanita, antar jemput sekolah, bisnis tahu dan baju distro yang semuanya berakhir dengan kebangkrutan. Justru dari setiap kegagalan hal yang demikian Iwan mengambil pelajaran untuk melangkah ke bisnis selanjutnya.

“Dari kegagalan tersebut aku jadi tahu di mana letak kekeliruan aku sehingga tak diulangi lagi pada usaha berikutnya,” ujarnya.

Memperhatikan aneka olahan susu yang sedang booming mengingspirasi Iwan untuk menggeluti usaha minuman susu. Belajar dari kesalahan pada bisnis sebelumnya, Iwan mempersiapkan seluruh sesuatunya dengan sungguh-sungguh matang mulai dari melaksanakan trial & error sampai strategi pemasaran yang hendak diaplikasikan.

“Saya mengerjakan trial & error dan membagikan tester selama lima bulan hingga hasilnya menerima racikan yang disukai banyak orang,” lanjutnya.

Untuk mengawali usaha Susu Kocak pada April 2016 lalu, Iwan mengeluarkan modal sebesar Rp2,5 juta yang digunakan untuk membeli kelengkapan usaha, bahan baku susu, serta joks motor untuk menyimpan semua perlengkapan dan bahan baku.

“Aku mengusung konsep jemput bola jadi bisa mobile dan bebas sewa daerah,” terangnya.

Benar saja, dengan konsep jemput bola, Susu Kocak segera memperoleh respon yang baik dari masyarakat, bahkan pada awal-permulaan membuka usaha Susu Kocak buatannya langsung ludes diserbu pelanggan yang antusias ingin mencoba kelezatan Susu Kocak.

Menurut Iwan Bomba, disebut Susu Kocak karena dalam proses pembuatan susu tidak diblender tetapi dikocok menggunakan shaker serta dirinya mengeluarkan lelucon-lelucon.

“Sebab aku berjualan memakai motor yang tidak memungkinkan mengaplikasikan blender, maka saya siasati dengan metode di kocok,” ujarnya.

Varian dan Harga Susu Kocak

Melewati usaha kedai Susu Kocak Iwan Bomba tak cuma mencari keuntungan semata tapi juga memberikan opsi jajanan sehat dengan harga yang terjangkau kepada anak-buah hati sekolah. Tak heran jika Susu Kocak sering kali via atau mangkal di sekitar sekolah.

“Karena yang aku lihat jajanan yang ada di sekolah kurang mengamati kebersihan dan kesehatan bagi anak-buah hati. Gampang-mudahan dengan adanya Susu Kocak bisa memberikan alternatif buah hati jajanan yang sehat dan sadar akan pola hidup sehat,” ujar Iwan.

Seperti usaha kedai susu pada lazimnya, Susu Kocak menawarkan susu segar dengan aneka macam varian rasa seperti Original, Coklat, Strawberry, Cappucino, Peppermint, dan Duren. Harga yang ditawarkan juga sangat relatif murah oleh kantong pelajar merupakan hanya Rp6 ribu/gelas. Tidak heran kalau Iwan mengaku mempu menjual sampai 400 gelas atau sekitar 20 liter per hari dengan omset menempuh Rp70 juta/bulan.

Jikalau menarik, Iwan senantiasa menanamkan dalam dirinya sepatutnya lebih baik dari hari kemarin. Saya hari ini kapabel menghabiskan 20 liter susu, maka pada hari selanjutnya semestinya dapat melampaui penjualan kemarin.

“Saya mempunyai sasaran pribadi untuk selalui berkembang dan lebih bagus dari hari kemarin, makanya saya selalu membawa bahan baku lebih banyak setiap hari dan tidak akan pulang sebelum habis,” ujarnya.

Setiap yang bagus dan penjualan yang senantiasa sold out membikin Iwan Bomba kian pede untuk melebarkan sayap usahanya. Pria yang hobi kuliner ini dalam waktu dekat berencana untuk membuka gerai di daerah Depok, Cibinong dan sekitarnya. Iwan yakin usaha minuman susu masih akan berprospek hingga sebagian tahun ke depan.

iwan bomba dirikan sekolah sepak bola putra titan

Kendala dan Promosi Usaha

Melainkan usaha pasti akan menghadapi kendala, demikian itu juga dengan usaha yang dikerjakan Iwan. Kendala yang acap kali dihadapi adalah keterbatasan kekuatan kerja. Kecuali dalam waktu dekat ini, Iwan berencana untuk merekrut sejumlah karyawan supaya memudahkannya mengerjakan usaha Susu Kocak.

Meski itu, kendala yang sering kali dinikmati berlokasi pada bahan baku susu yang mudah rusak sehingga susu bagaimana caranya susu sepatutnya habis pada dikala itu juga karena sekiranya tak habis maka susu akan basi dan mesti dibuang. Untuk menyiasati situasi sulit tersebut, selain menyediakan bahan baku dengan rata-rata penjualan, juga mengaplikasikan cooler agar susu tidak mudah rusak.

Iwan gencar dalam strategi pemasaran dan promosi. Dengan sasaran market buah hati sekolahan, Iwan melakukan pemasaran ke tempat-daerah yang banyak terdapat anak sekolah seperti sekolahan, daerah les, atau terminal. untuk promosi Iwan memanfaatkan media sosial seperti facebook, dan twitter untuk memposting produk terkini atau lokasi daerah mangkalnya.

Leave a Comment